A.
Pendekatan filosofis dalam memahami diciptakannya perangkat teknologi informasi
dan komunikasi.
Teknologi adalah sebuah pengetahuan yang ditujukan
untuk menciptakan alat, tindakan pengolahan dan ekstraksi benda. Istilah
"teknologi" telah dikenal secara luas dan setiap orang memiliki cara
mereka sendiri memahami pengertian teknologi. Teknologi digunakan untuk
menyelesaikan berbagai permasalahan dalam kehidupan kita sehari-hari, secara
singkat; kita bisa menggambarkan teknologi sebagai produk, proses, atau
organisasi. Selain itu, teknologi digunakan untuk memperluas kemampuan kita,
dan yang membuat orang-orang sebagai bagian paling penting dari setiap sistem
teknologi.
Teknologi juga merupakan aplikasi dari sains untuk memecahkan masalah. Tapi apa yang harus kita ketahui adalah bahwa teknologi dan sains adalah subyek yang berbeda yang bekerja dari tangan-ke-tangan untuk menyelesaikan tugas tertentu atau memecahkan suatu masalah tertentu.
Teknologi juga merupakan aplikasi dari sains untuk memecahkan masalah. Tapi apa yang harus kita ketahui adalah bahwa teknologi dan sains adalah subyek yang berbeda yang bekerja dari tangan-ke-tangan untuk menyelesaikan tugas tertentu atau memecahkan suatu masalah tertentu.
Oleh sebab itu, teknologi informasi
dan komunikasi merupakan dua buah konsep yang terpisahkan, maka Teknologi
Informasi dan Teknologi Komunikasi memiliki perngertian luas, yaitu segala
jenis kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, pengelolaan, manipulasi, serta
pemindahan informasi antar media.
Istilah TIK ada setelah adanya
perpaduan antara teknologi komputer (perangkat keras ataupun lunak) dengan
teknologi komunikasi pada pertengahan abad ke-20. Perpaduan teknologi tersebut
berkembang sangat pesat melampaui bidang teknologi lainnya. Sampai awal abad
ke-21, TIK masih terus mengalami berbagai perubahan dan belum terlihat titik
jenuhnya.
Indonesia pernah
memakai istilah telematika sebagai arti yang hampir sama dangan TIK yang bisa
kita kenal saat ini. Encarta Dictionary mendefinisikan telematika sebagai
telekomunikasi + informatika (telecommunication + informatics) meski sebelumnya
kata tersebut memiliki makna science of data transmission. Pengolahan informasi melalui jaringan
telekomunikasi membuka banyak peluang sebagai pemanfaatan di berbagai bidang
kehidupan manusia, dan salah sarunya bidang pendidikan. Ide dipakai sebagai
mesin-belajar, animasi proses-proses yang rumit didefinisikan dengan sangat
menarik untuk praktisi pembelajaran, serta simulasi proses yang rumit.
Pemanfaatan TIK dalam pembelajaran di
Indonesia telah mempunyai sejarah yang sangat panjang. Inisiatif
menyelengarakan siaran radio pendidikan dan juga televisi dendidikan merupakan
usaha untuk melakukan pemerataan informasi ke satuan-satuan pendidikan yang
besar di seluruh Nusantara.Hal ini merupakan satu perwujudan dari sebuah
kesadaran untuk memaksinalkan pendayagunakan dalam membuat proses pembelajaran
masyarakat. Kelemahan yang paling utama siaran radio atapun televisi pendidikan
merupakan tidak adanya feedback yang seketika. Sebuah siaran memiliki manfaat yang
utama dari narasamber atau fasilitator kepada pembelajaran.
Pada zaman ini,
teknologi informasi dan komunikasi yang dilakukan oleh manusia berfungsi
sebagai sistem untuk pengenalan bentuk-bentuk yang manusia kenal. Untuk
menggambarkan informasi yang diperoleh, mereka menggambarkannya pada
dinding-dinding gua tentang berburu dan binatang buruannya. Pada masa ini,
manusia mulai mengidentifikasi benda-benda yang ada di sekitar lingkungan
tempat tinggal mereka, kemudian melukiskannya pada dinding gua tempat
tinggalnya. Awal komunikasi mereka pada zaman ini hanya berkisar pada bentuk
suara dengusan dan menggunakan isyarat tangan.
B.
Pendekatan Historis lahirnya era teknologi informasindan komunikasi dalam
peradaban manusia.
Pada zaman prasejarah
mulai diciptakan dan digunakan alat-alat yang menghasilkan bunyi dan isyarat,
seperti gendang, terompet yang terbuat dari tanduk binatang, dan isyarat asap
sebagai alat pemberi peringatan terhadap bahaya.
a. 3000 SM
Untuk yang pertama
kali, tulisan digunakan oleh bangsa Sumeria dengan menggunakan simbol-simbol
yang dibentuk dari piktografi sebagai
huruf. Simbol atau huruf-huruf ini juga mempunyai bentuk bunyi (penyebutan)
yang berbeda sehingga mampu menjadi kata, kalimat, dan bahasa.
b. 2900 SM
Pada 2900 SM, bangsa
Mesir Kuno menggunakan huruf hieroglif.
Hieroglif merupakan bahasa simbol, dimana setiap ungkapan diwakili oleh simbol
yang berbeda. Jika simbol-simbol tersebut digabungkan menjadi satu rangkaian,
maka akan menghasilkan sebuah arti yang berbeda. Bentuk tulisan dan bahasa
hieroglif ini lebih maju dibandingkan dengan tulisan bangsa Sumeria.
c. 500 SM
Pada 500 SM, manusia
sudah mengenal cara membuat serat dari pohon papyrus yang tumbuh di sekitar
sungai Nil. Serat papyrus dapat
digunakan sebagai kertas. Kertas yang terbuat dari serat pohon papyrus menjadi
media untuk menulis atau media untuk menyampaikan informasi yang lebih kuat dan
fleksibel dibandingkan dengan lempengan tanah liat yang sebelumnya juga
digunakan sebagai media informasi.
d. 105 M
Pada masa ini, bangsa
Cina berhasil menemukan kertas. Kertas yang ditemukan oleh bangsa Cina pada
masa ini adalah kertas yang kita kenal sekarang. Kertas ini dibuat dari serat
bambu yang dihaluskan, disaring, dicuci, kemudian diratakan dan dikeringkan.
Penemuan ini juga memungkinkan sistem pencetakan yang dilakukan dengan
menggunakan blok kayu yang ditoreh dan dilumuri oleh tinta atau yang kita kenal
sekarang dengan sistem cap.
Masa Modern (1400 M s.d. Sekarang)
a.
Tahun 1455
Pada 1455, untuk pertama kalinya Johann
Gutenberg mengembangkan mesin cetak dengan menggunakan plat huruf yang
terbuat dari besi dan dapat diganti-ganti dalam bingkai yang terbuat dari kayu.
b.
Tahun 1830
Augusta Lady Byron menulis
program komputer yang pertama di dunia. Ia bekerja sama dengan Charles
Babbage menggunakan mesin analytical yang didesain
sehingga mampu memasukkan data, mengolah data, dan menghasilkan bentuk keluaran
dalam sebuah kartu. Mesin ini dikenal sebagai bentuk komputer digital yang
pertama, walaupun cara kerjanya lebih bersifat mekanis daripada bersifat
digital.
c.
Tahun 1837
Samuel Morse mengembangkan
telegraf dan bahasa kode morse bersama Sir William Cookdan Sir
Charles Wheatstone. Morse menggunakan kode-kode sederhana untuk mewakili
pesan-pesan yang ingin dikirimkan dengan menggunakan pulsa listrik melalui
kabel tunggal. Namun sinyal-sinyal yang dapat dikirim dengan baik hanya berada
dalam jarak 32 km. Untuk jarak yang lebih jauh, sinyal-sinyal yang diterima
menjadi terlalu lemah untuk direkam. Kemudian, Morse membangun peralatan relai yang
ditempatkan di setiap 32 km dari stasiun sinyal. Relai tersebut berfungsi untuk
mengulangi sinyal yang diterima dan mengirimnya kembali ke 32 km berikutnya.
Relai terdiri dari sakelar yang dioperasikan secara elektromagnetik. Sistem
telegraf kemudian segera digunakan untuk bisnis yang membutuhkan pengiriman
pesan secara cepat untuk jarak yang jauh, seperti surat kabar dan pesan untuk
perjalanan kereta api.
d.
Tahun 1877
Pada 1877, Alexander Graham Bell menciptakan
dan mengembangkan telepon yang dipergunakan pertama kali secara umum. Pada
1879, sistem pemanggilan telepon mulai menggunakan nomor yang menggantikan
sistem pemanggilan nama. Hal ini untuk mencegah operator yang tidak mengenal
semua pelanggan. Sistem penomoran telepon menggunakan huruf dan angka, dimana
nomor telepon menggunakan sistem dua huruf dan lima digit angka.
e.
Tahun 1889
Pada 1889, Herman Hollerith menerapkan
prinsip kartu perforasi untuk melakukan penghitungan. Tugas
pertamanya adalah menemukan cara yang lebih cepat untuk melakukan perhitungan
bagi Biro Sensus Amerika Serikat. Sensus yang dilakukan pada 1880 membutuhkan
waktu tujuh tahun untuk menyelesaikan perhitungan. Dengan berkembangnya
populasi, Biro Sensus tersebut memperkirakan bahwa dibutuhkan waktu sepuluh
tahun untuk menyelesaikan perhitungan sensus.
Hollerith
menggunakan kartu perforasi untuk memasukkan data sensus yang kemudian diolah
oleh alat tersebut secara mekanik. Sebuah kartu dapat menyimpan hingga 80
variabel. Dengan menggunakan alat tersebut, hasil sensus dapat diselesaikan
dalam waktu enam minggu. Selain memiliki keuntungan dalam bidang kecepatan,
kartu tersebut berfungsi sebagai media penyimpan data. Tingkat kesalahan
perhitungan juga dapat ditekan secara drastis.
f.
Tahun 1931
Pada 1931, Vannevar Bush membuat
sebuah kalkulator untuk menyelesaikan persamaan differensial. Mesin tersebut
dapat menyelesaikan persamaan differensial kompleks yang selama ini dianggap
rumit oleh kalangan pelajar dan mahasiswa. Mesin tersebut sangat besar dan
berat karena ratusan gerigi dan poros yang dibutuhkan untuk melakukan
perhitungan.
g.
Tahun 1939
Pada 1939, Dr. John V. Atanasoff dan
dibantu oleh Clifford Berry berhasil menciptakan komputer
elektronik digital pertama. Sejak saat ini, komputer terus mengalami perkembangan
sehingga menjadi semakin canggih. Mengenai sejarah perkembangan komputer ini
akan dijelaskan pada bagian berikutnya.
h.
Tahun 1973 – 1990
Pada masa ini, istilah internet diperkenalkan dalam
sebuah paper tentang TCP/IP. Secara harfiah, internet (interconnected
networking) diartikan sebagai rangkaian komputer yang terhubung di dalam
beberapa rangkaian. Rangkaian pusat yang membentuk internet diawali pada 1969
sebagai ARPANET yang dibangun oleh ARPA (United
States Department of Defense Advanced Research Projects Agency). Beberapa
penyelidikan awal yang disumbang oleh ARPANET di antaranya adalah kaedah
rangkaian tanpa pusat (decentralised network), teori queueing,
dan kaedah pertukaran paket (packet switching).
Pada
1981, National Science Foundation mengembangkan backbone yang
disebut CSNET dengan kapasitas 56 Kbps untuk setiap institusi dalam
pemerintahan.
Pada
1 Januari 1983, ARPANET menukar protokol rangkaian pusatnya, dari NCP ke
TCP/IP. Ini merupakan awal dari Internet yang kita kenal sekarang. Kemudian
pada 1986, IETF mengembangkan sebuah server yang berfungsi
sebagai alat koordinasi di antara DARPA, ARPANET, DDN, dan Internet
Gateway. Pada 1990-an, internet telah berkembang dan menyambungkan banyak
pengguna jaringan-jaringan komputer yang ada.
i.
Tahun 1991 – Sekarang
Sistem bisnis dalam bidang IT pertama kali terjadi
ketika CERN memungut bayaran dari para anggotanya untuk
menanggulangi biaya operasionalnya. Pada 1992, mulai terbentuk komunitas
internet dan diperkenalkannya istilah World Wide Web (www)
oleh CERN. Pada 1993, NSF membentuk InterNIC untuk menyediakan
jasa pelayanan internet menyangkut direktori dan penyimpanan data serta database (oleh AT&T),
jasa registrasi (oleh Network Solution Inc), dan jasa informasi
(oleh General Atomics/CERFnet). Pada 1994, pertumbuhan
internet melaju dengan sangat cepat dan mulai merambah ke dalam berbagai segi
kehidupan manusia dan menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari manusia.
Pada 1995, perusahaan umum mulai diperkenankan menjadi provider dengan membeli
jaringan di backbone. Langkah ini memulai pengembangan teknologi
informasi, khususnya internet dan penelitian-penelitian untuk mengembangkan
sistem dan alat yang lebih canggih.
Komentar
Posting Komentar